Guitar and Love
Ola! Aku baru dapat
sebuah ide, hehehe. #maaf bukan hal penting sebenarnya - -
Hmm.. Menurut saya...
Falling in love atau jatuh cinta itu seperti belajar gitar. Why?
·
Ketika seseorang pertama tertarik pada
gitar karena mendengar suaranya yang indah. Tak cukup hanya mendengar suara gitar,
orang itu ingin mempelajarinya.
Hal ini seperti
ketika kita pertama melihat seseorang yang berbeda, seseorang yang menarik
perhatian kita untuk mengenalnya lebih jauh.
·
Ouch! Ternyata belajar gitar itu tidak
mudah. Pertama memegang senar, jari belum kuat menahannya. Semakin ditekan,
suaranya semakin keluar namun jari-jari kita semakin lecet. Tapi takpapa,
asalkan nanti bisa main gitar dengan baik.
Mencoba mencari
informasi dan dekat dengan orang yang menarik itu juga tidak mudah, mungkin
juga pada awalnya kita tidak mendapat perlakuan yang baik dari orang itu. Tak
apalah, toh dia belum kenal kita dengan baik. Lihat saja! I'll get ya!
·
Lama-lama terbiasa dengan gitar, lecet
itu hal biasa. Sudah mulai bisa melantunkan lagu-lagu atau melodi yang mudah. Tapi kadang nada
masih meleset, lupa chord, tempo amburadul. Tak apa, ini masih proses. Kita
perlu senang karena paling tidak sudah bisa berkembang.
Sudah mulai mengenal
orang yang kita suka, dia pun mulai menampakkan perhatiannya. Senang sekali
karena dia sudah mulai baik pada kita.
·
Sudah bisa main gitar dengan baik,
sadar nada, tahu dan hafal chord yang harus dipakai, tempo sudah benar. Haah..
#napas lega. Pengorbanan selama ini tidak sia-sia tentunya! Tapi harus terus
latihan agar mainnya oke terus.
Orang itu bilang
kalau dia juga punya perasaan yang sama. Rasanya ngefly! Wawawaw. Tapi ini
bukan akhir cerita. Untuk mempertahankan rasa sayang dan kepercayaan tentu
dibutuhkan komunikasi dan interaksi yang baik. Maka, kita harus terus menjaga
komitmen sendiri dan menjaga perasaannya juga. ^^
Kakakakakakakak. #Ada
yang aneh? Well, tiba-tiba aku berpikir begitu waktu lagu merenung pegang
gitar. Aku masih belajar gitar nih, Alhamdulillah aku di step 3 dari yang di
atas tuh. Semoga cepet bisa. Amiiin. 
Analogi Penjelas :3
BalasHapusiyahaha :D coba menerapkan konsep Bahasa Indonesia
Hapus